Star Wars: The Force Awakens: Sebuah Timbangan Film

— By Christopher Linnan —

 Following last month’s first-ever post in Indonesian, Indonesiaful is pleased to publish a second article written in Indonesian. This is a short film review of Star Wars: The Force Awakens. I would like to offer my deepest apologies for any language or grammatical mistakes and special thanks to my Indonesian editor Ms. Euis. All mistakes are my own. Mohon maaf, saya masih belajar Bahasa Indonesia.

Untuk banyak orang Star Wars merupakan bagian penting pada masa kecil. Saya masih ingat kapan saya menonton Luke Skywalker dan Darth Vader ketika saya masih kecil. Saya juga ingat kapan saya menonton prekuel satu, dua, dan tiga di bioskop. Ketika saya masih kecil saya mengumpulkan mainan dari series ini dan menghidupkan kembali karakter Star Wars serta teman-temannya. Namun saya mendengar bahwa film Star Wars yang baru membuat saya takut karena saya tidak mau yang memori masa kecil saya dinoda film buruk. Seperti film Spider-Man 3 yang buruk sekali yang merusak film lain dalam series Spider-Man. Tetapi saya senang karena Star Wars: The Force Awakens melebihi semua ekspektasi saya dan saya berharap lanjutan delapan dan sembilan sebaik film ini.

Di dalam Star Wars: The Force Awakens kita memperkenalkan pilot X-Wing Poe Dameron (Oscar Isaac) yang baru diangkap sebagai orang jahat, First Order, dan Sith Kylo Renn (Adam Driver). Tetapi sekarang tentara First Order adalah seorang manusia bukan klonning lagi yang berbeda dari film pertama sampai film keenam. Sebuah Stormtrooper namanya Finn (John Boyega) merasa berdosa ketika dia melihat darah dan pembunuhan, supaya dia bias menolong Poe melepaskan diri dari First Order. Namun sesudah Poedan Finn berangkat ke tempat First Order mereka mencari droid Poe BB-8 sebelum First Order mememukan BB-8 karena mereka mendapatkan bagian peta untuk menemukan Luke Skywalker (Mark Hamill). Sepanjang perjalanan ada karakter baru seperti Rey (Daisy Ridley) dan karakter tua seperti Leia Skywalker (Carrie Fischer).

Kadang-kadang rupanya karakter tua kelihatan dipaksakan, tapi direktur J.J. Abrams melakukan kerja bagus karena penonton merasa dia sudah kenal karakter baru terutama Finn dan Rey. Karakter minor baru seperti droid BB-8 bertautan lancer serta karakter tua seperti C-3PO dan R2-D2. Cerita Abrams yang menghidupkan kembali dunia Star Wars untuk fans yang lama dan dia membuat dunia untuk menarik fans yang baru. Efek yang ditampilkan sangat baik sekali dan banyak cerita yang menarik dari film ini.

Sebenarnya hanyalah satu keluhan saya di mana banyak bagian plot cerita yang mendaur ulang dari film Star Wars sebelumnya. Misalnya ada Death Star yang baru dan masih ada hanya satu tempat lemah, dan masih ada satu remaja pakai kekuasaan “force” tinggal di dunia gurun dengan masa lalu yang misterius. Tetapi mungkin gejala ini baik karena Abrams ingin kembali ke dasar cerita Star Wars yang banyak di cintai oleh fans. Saya hanya berharap dalam film lanjutannya bias lebih kreativ dan tidak mengulang plot cerita. Tetapi ini masih awal untuk trilogy yang baru dan saya gembira untuk film kedepannya.

Penilaian- 4.5 bintang daripada 5 bintang.

Christopher Linnan bekerja sebagai Fulbright English Teaching Assistant (ETA) yang tinggal di Medan, Sumatera Utara di SMA Unggulan CT Foundation. Tahun lalu dia mengajar di SMAN 2 di Palangkaraya di Kalimantan Tengah. Dia lalus daripada Universitas Emory di Mai 2014 dan suka olahraga, makan manisan, dan memecahkan Kubus Rubik dia. Terima kasih banyak kepada semua orang yang tolong saya dengan timbangan ini.

Advertisements

One thought on “Star Wars: The Force Awakens: Sebuah Timbangan Film

  1. Pingback: Buaya Kembar | Indonesiaful.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s